The Expansion of Sotis Hospitality Management

The Expansion of Sotis Hospitality Management

SOTIS Hospitality Management (SHM):
Membuat Dahulu, Dikaryakan Kemudian

Berdasarkan keyakinan Pemerintah Republik Indonesia (RI) pada target pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,3 persen, yang didukung oleh kinerja pertumbuhan ekonomi domestik yang hingga kini relatif stabil, bahkan cenderung menguat. Dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan di negara berkembang adalah 4,8 persen sebagaimana proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF), dari sisi investasi, pemerintah menargetkan kenaikan sebesar 6,3 persen pada 2018. Hal ini didorong oleh pembangunan proyek-proyek utama dan juga berbagaiVN kebijakan simplifikasi peraturan, percepatan, dan kemudahan kegiatan usaha serta proses bisnis yang dilakukan pemerintah.

Dengan perkembangan ekonomi yang tinggi, SOTIS Hospitality Management (SHM) sebagai salah satu pemain baru di kancah industri akomodasi (accommodation services) kini mulai melirik beberapa area yang menjadi pasar baru di wilayah Indonesia. Hingga pada awal tahun 2019, SHM sudah memiliki 4 (empat) unit bisnis yaitu SOTIS Hotel Falatehan di Jakarta, SOTIS Hotel Kupang di Kupang, Nusa Tenggara Timur, SOTIS Villa Canggu di Bali, dan SOTIS Residence Pejompongan di Jakarta.

Di pertengahan Tahun 2019, SHM yang berfokus pada pengelolaan Hotel, Villa, dan Residence akan menambah kembali koleksinya menjadi yang kelima yaitu: SOTIS Hotel Kemang di Jakarta. Rencananya, hingga pertengahan Tahun 2020, SHM akan merambah Yogyakarta, Manado, serta Ende untuk menancapkan pilar bisnisnya.

Pada pertengahan Tahun 2019 ini juga SHM akan meluncurkan official websitenya yang baru: www.SOTIShotels.com, dimana pada official website baru ini akan memiliki fitur baru yang merupakan pengembangan dari website sebelumnya serta memberikan berbagai kemudahan kepada calon tamu seperti memesan kamar, makanan dan minuman, serta beberapa fitur atraktif lainnya dengan harga yang lebih kompetitif ketimbang online travel agent yang tengah bertarung sengit pada saat ini. “Jika melalui online travel agent para calon tamu merasakan akan mendapatkan harga yang kompetitif itu salah besar, mereka hanya dibuat tergiur oleh iklan-iklan yang merupakan bagian dari visi dan misi mereka sebagai perusahaan start-up” ujar Gavin selaku Corporate Head of Key Account & Revenue, “Para tamu sebenarnya hanya mendapatkan kemudahan tata cara pembayaran saja, toh yang memegang produk serta harga sepenuhnya berada di kami sebagai pemilik bisnis, jadi kalau harga terbaik sudah pasti ada sama kami dan itu yang menjadi jaminan kami,” tambah Gavin.

SHM menjanjikan sebuah iklim investasi yang sangat tepat meskipun usianya masih relatif muda. “Kami didirikan dengan visi orang muda, berkiprah di industri yang seringkali dimanfaatkan oleh orang-orang muda untuk dijadikan tambang uang. Jadi sudah saatnya kami membalikkan keadaan tersebut” kata Erwin Drakosta selaku Operational Director, tambahnya “SHM sudah pasti akan menyediakan apa yang sebelumnya tidak ada menjadi ada, jarang operator akomodasi yang berani melempar seluruh produknya secara holistik ke pasar, baik produk lama maupun produk baru bahkan produk daur ulang. Untuk itu kajian kualitas terintegrasi serta pencapaian remarkable hospitality-lah yang merupakan bagian dari produk kami.”

Sesuai dengan rencana bisnisnya, SHM akan melakukan restrukturisasi besar pada produk-produk yang sudah berjalan sebelumnya. Bukan hanya sumber daya manusia tetapi juga kepada kualitas pelayanannya. “Restrukturisasi itu bukan hanya di Sumber Daya Manusia sebab asset kalau direstrukturisasi terus yang terjadi bukan perbaikan yang ada hanya copot pasang saja, tetapi restrukturisasi yang dilakukan SHM difokuskan kepada peningkatan pola pikir, peningkatan hasil, serta produktivitas produknya” kata Stevano selaku Managing Director, selanjutnya dia mengatakan “SHM merasakan perlunya produk yang dihasilkan harus dikelola sendiri dengan akuntabilitas yang tepat sehingga pencapaian performanya dapat lebih terukur.”

SHM terinspirasi dari “Kain SOTIS” yang merupakan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur. Filosofi SOTIS ini yang kemudian dilekatkan kepada SHM sebagai sebuah badan usaha yang memiliki core business di industri layanan akomodasi. “Segala sesuatunya itu harus terpikirkan dan direncanakan dengan matang, bisnis tidak ada yang mudah oleh karena itu inovasi perlu terus-menerus dilakukan” kata Stevano.

Tahun 2019 diharapkan menjadi tahun yang berjalan luar biasa bagi SHM. Tidak hanya produk lama yang diperbaharui namun produk-produk baru hasil inovasi pun mulai ditebarkan. Sampai pada pertengahan tahun 2019, SHM tidak hanya mengelola hotel, villa, dan residence saja. Bagian produk dari ketiga komponen utama tadi mulai dijual kepada pihak umum, seperti Maleo Bar, Maleo Café, Maleo Restaurant, hingga kepada Maleo Cake & Bakery. Selain itu, hanya di Kupang saja SHM memiliki unit bisnis Beer & Barrel Kitchen & Lounge (BBKL) yang dipercayakan pengembangannya kepada SOTIS Hotel Kupang. BBKL sendiri sudah berdiri sebelum SOTIS Hotel Kupang beroperasi dan konsep bisnis yang dikembangkan saat ini adalah Integrated Beach Club karena lokasinya yang sangat berdampingan dengan SOTIS Hotel Kupang. Pada akhir bulan April 2019, BBKL akan menghadirkan sesuatu yang berbeda dalam rangka hari jadinya (anniversary). Secara khusus, panggung live music yang selama ini selalu diisi oleh local singers dan regional singers akan diisi oleh Group GAC (Gamaliel, Audrey, dan Cantika).

Selain menjadi tahun yang luar biasa, maka pada tahun 2019 ini juga SHM mulai merambah Boutique Hotel dimana SOTIS Hotel Kemang akan dijadikan valuable prototype untuk Boutique Hotel yang mengedepankan unsur tradisional Indonesia. “Biasanya khan boutique hotel itu yang berkonsentrasi kepada contemporer art atau berkonsentrasi ke butler service, tapi kita mau membuat sesuatu yang sangat berbeda, kita gabung semuanya perpaduan antara art dan ethnic traditional Indonesia yang gak ada matinya semi-butler service itu yang akan ada di SOTIS Hotel Kemang” kata Stevano pada saat menutup pembicaraan.

Stay Connected


NEWSLETTER

SOCIAL MEDIA